Database, Ubuntu Server, Programming

Like Us

Tags

Archive

Monday, July 07, 2014

Tutorial mudah membangun multi user file sharing dengan samba server di Ubuntu


Jika pada artikel sebelumnya telah dijelaskan bagaimana membangun file sharing sederhana dengan samba, maka pada artikel kali ini saya akan menuliskan cara membangun layanan file sharing yang dapa diakses multi user atau banyak pengguna. Kalau tutorial sebelumnya file sharing tersebut hanya bisa diakses oleh satu orang user, dan lebih cenderung private, karena yang di share adalah folder home milik user tersebut, maka di tutorial kali ini saya bikin lebih fleksibel. Misalnya saja saya ingin membuat sebuah file sharing yang dapat diakses oleh 2 orang pengguna dengan nama user yang berbeda, misalnya bernama himawan dan hduser. Berikut langkah-langkahnya:
Pertama-tama saya akan membuat sebuah folder dengan nama “master” untuk tempat menaruh file-file yang akan di sharing dengan perintah:

 sudo mkdir /data/master

Kemudian saya akan membuat sebuah group baru dengan nama sambashare di dalam sistem dengan menjalankan perintah:

 sudo addgroup sambashare

Untuk lebih jelas tentang manajemen grup di Ubuntu, anda bisa membaca artikel sebelumnya di link ini. Setelah itu, saya akan membuat user baru hduser dan himawan dengan perintah:

 sudo adduser himawan

Perintah di atas, untuk menambah user himawan, lalu masukkan informasi password dan informasi lainnya untuk dilengkapi, kemudian saya akan menambahkan user baru hduser dengan perintah yang sama, yaitu:

 sudo adduser hduser

Untuk lebih jelas tentang manajemen user di Ubuntu, anda bisa membaca artikel yang pernah saya tulis di link ini.

Kemudian saya akan mendaftarkan user himawan dan hduser ke dalam layanan samba dengan menjalankan perintah:

 sudo smbpasswd -a himawan

Perintah di atas dimasksudkan untuk mendaftarkan user himawan, anda akan diminta membuat password baru untuk masuk ke dalam layanan samba. Password layanan samba yang akan anda masukkan boleh berbeda dengan password user system. 
Kemudian saya juga mendaftarkan user hduser dengan perintah:

 sudo smbpasswd -a hduser

Langkah berikutnya adalah memasukkan kedua user tersebut ke dalam group sambashare dengan menjalankan perintah:

 sudo vim /etc/group

Untuk lebih jelas dalam menggunakan editor vim, anda bisa membaca artikel saya sebelumnya di link ini, kemudian link ini dan link ini.

Silakan cari bagian sambashare, lalu edit dan masukkan kedua user tersebut ke dalam group sambashare sehingga terlihat seperti pada gambar di bawah:


Kemudian silakan ubah grup kepemilikan dari folder master tersebut ke grup sambashare dengan menjalankan perintah:

 sudo chown root:sambashare /data/master/


Jika anda ingin tahu lebih dalam tentang aturan kepemilikan file di linux dan bagaimana mengubah atau memanajemen kepemilikan file di Linux, anda bisa membaca artikel saya sebelumnya di link ini
Kemudian saya juga mengubah file permisi dari folder tersebut dengan menjalankan perintah:

 sudo chmod 777 -R /data/master/

Jika anda ingin belajar lebih dalam bagaimana merubah hak akses suatu file atau folder di linux, anda bisa membaca artikel saya sebelumnya di link ini dan link ini. Setelah itu, silakan edit file samba untuk memasukkan file /data/master sebagai layanan yang di share dengan perintah:

 sudo vim /etc/samba/smb.conf

Kemudian masukkan konfigurasi di bawah:

 [master]
 comment = Data sharing
 path = /data/master
 browseable = yes
 read only = no
 create mask = 775
 directory mask = 775
 force group = sambashare
 valid users = himawan, hduser

Note: Jika anda ingin menambahkan user ketiga ke dalam layanan file sharing samba, misalnya user budi, anda bisa mengulangi langkah penambahan user baru di dalam system, kemudian mendaftarkan user budi tersebut ke dalam layanan samba, lalu pada daftarkan user budi tersebut ke dalam grup sambashare, lalu tambahkan user budi tersebut ke dalam writelist di smb.conf.

Setelah itu save kemudian restart layanan samba server anda dengan menjalankan perintah:

 sudo service smbd restart

Yup, konfigurasi di server samba telah selesai, sekarang mari kita coba cara akses layanan file sharing tersebut dari sistem operasi Windows 8:

Silakan buka windows explorer dengan memencet tombol windows+e , sehingga tertampil tampilan seperti pada gambar di bawah:


Kemudian bagian addres bar masukkan alamat IP server samba dengan format:

 \\alamat_ip

Karena alamat server samba saya berada di alamat IP 10.42.11.43 sehingga terlihat seperti pada gambar di bawah ini:



Hasilnya, folder master tersebut akan muncul seperti yang terlihat pada gambar di bawah:



Ketika saya klik dua kali folder master tersebut untuk masuk, maka komputer akan menampilkan jendela otentikasi seperti pada gambar di bawah ini:



Kemudian saya masukkan user himawan dan password yang telah saya buat tadi saat mendaftarkan user samba, setelah berhasil masuk saya membuat folder sebagai bukti seperti yang terlihat pada gambar di bawah:



Lalu saya mencoba masuk dari komputer lainnya dengan menggunakan user hduser. Silakan buka windows explorer dengan memencet tombol windows+e , sehingga tertampil tampilan seperti pada gambar di bawah:


Kemudian bagian addres bar masukkan alamat IP server samba dengan format:

 \\alamat_ip

Karena alamat server samba saya berada di alamat IP 10.42.11.43 sehingga terlihat seperti pada gambar di bawah ini:



Hasilnya, folder master tersebut akan muncul seperti yang terlihat pada gambar di bawah:



Ketika saya klik dua kali folder master tersebut untuk masuk, maka komputer akan menampilkan jendela otentikasi seperti pada gambar di bawah ini:



Lalu saya masukkan nama user hduser dan password yang saya buat tadi saat mendaftarkan hduser ke dalam layanan samba, setelah berhasil masuk, saya akan membuat sebuah folder dari user hduser, sehingga tertampil seperti pada gambar di bawah:



Folder atau file yang ditaruh user himawan juga dapat dirubah dan dihapus oleh user hduser, begitu juga sebaliknya, jadi hati-hati ya dalam menggunakan file sharing ini, karena apabila anda men-share virus di dalam layanan folder sharing ini, maka seluruh komputer pengguna layanan ini juga akan terinfeksi. Kecuali pengguna layanan file sharing ini menggunakan sistem operasi Linux atau Macintosh (OSX). Jika anda pengguna Linux atau Macintosh yang juga ingin mengakses layanan file sharing Samba ini, cara-cara mengaksesnya bisa anda lihat di link berikut.

Mudah bukan, semoga membantu dan selamat mencoba :-)

Beberapa artikel terkait:

No comments: