Tutorial network latency monitoring dengan cacti


Apakah anda pernah penasaran bagaimana caranya mengukur kualitas jaringan? Untuk mengukur kualitas jaringan, ada banyak parameter pengukurannya, salah satu parameter yang digunakan adalah latency atau seberapa besar latency jaringan yang timbul. Kemudian akan muncul pertanyaan baru, apa sih yang dimaksud dengan latency jaringan?

Latency jaringan adalah waktu delay (tertunda) yang muncul ketika data dikirim dari asal sampai ke tujuan. Istilah mudahnya adalah seberapa lama data terlambat sampai tujuan, apakah tepat waktu atau terlambat? Jika terlambat, terlambat berapa lama dari yang seharusnya? Lama waktu terlambatnya data itulah yang dimaksud dengan latency. Kesimpulannya semakin kecil nilai latency suatu jaringan, maka semakin bagus performa/kualitas suatu jaringan. Tetapi kualitas suatu jaringan tidak hanya bergantung pada nilai latency saja, tetapi ada parameter lainnya jugaseperti kualitas troughput dan lain-lain.

Berdasarkan kesimpulan tersebut akan muncul pertanyaan baru, lalu cara mengukur latency jaringan bagaimana caranya? Sebelumnya saya pernah menulis tutorial pengukuran latency jaringan menggunakan smokeping dan cara menambah target pengukuruan latency di smokeping. Lalu kenapa saya bahas lagi disini? Karena pada tulisan ini saya ingin menunjukkan bahwa selain smokeping, ternyata cacti juga memiliki fitur ini (mengukur latency jaringan).

Berikut tulisan saya sebelumnya yang membahas berbagai topik tentang network monitoring system menggunakan cacti:
  1. Cara install cacti aplikasi monitoring di Ubuntu Server
  2. Cara konfigurasi SNMP di Ubuntu Server sebagai cacti client
  3. Cara menambah monitoring host di cacti
  4. Tutorial monitoring media penyimpanan, penggunaan memory dan user login lewat cacti
  5. Cara konfigurasi SNMP di mikrotik
  6. Tutorial network monitoring mikrotik menggunakan cacti 
  7. Tutorial monitoring manajemen bandwidth queue tree dan simple queue di mikrotik menggunakan cacti
  8. Cara konfigurasi SNMP di windows 10
  9. Cara agar windows 10 bisa di ping
  10. Panduan monitoring jaringan windows 10 lewat cacti
  11. Monitoring media penyimpanan dan prosesor windows 10 lewat aplikasi cacti.
  12. Konfigurasi server cacti di Ubuntu server agar dapat di install plugin.
  13. Cara install dan konfigurasi plugin monitor di cacti 
Berikut langkah-langkah membuat pengukuran latency menggunakan cacti. Pertama saya harus login terlebih dahulu di aplikasi cacti. Kemudian saya klik menu devices yang ada di sebelah kiri bawah berikut ini:



Setelah itu saya akan untuk menambah target pengukuran latency dengan cara klik menu add di pojok kanan atas di atas tabel list device yang di monitoring seperti yang terlihat pada menu di bawah ini:



setelah itu akan muncul tampilan konfigurasi berikut, sebagai contoh saya akan mengukur kualitas latency jaringan dimana target kualitas jaringan menuju DNS google yang berlokasi di alamat IP 8.8.4.4. Berikut konfigurasi latency jaringan yang akan saya buat:


setelah itu klik tombol create di pojok kanan bawah, jika berhasil akan nampak notifikasi seperti di bawah ini:



menuju langkah berikutnya yaitu saya akan buat graphic latency dengan menekan menu Create Graph for this Host yang ada di pojok kanan atas(sebelah notifikasi tadi) sehingga saya akan diarahkan ke halaman konfigurasi seperti berikut ini:



Perhatikan pada opsi yang saya lingkari merah di atas, saya pilih opsi Unix Ping Latency kemudian saya klik tombol create di pojok kanan bawah, setelah itu anda akan diminta memilih warna grafik dari hasil monitoring latency seperti di bawah ini:

 saya memilih warna hijau, kemudian saya klik tombol create. Jika berhasil dibuat, akan muncul notif seperti di bawah ini:
Okey, sampai disini graph sudah berhasil di buat, sekarang saya akan buat menampilkan graph tersebut ke dalam salah satu Tree yang sudah dibuat, untuk itu saya perlu ke menu Tree Management melalui menu Graph Tree seperti yang dibuat di bawah ini:


di samping kanan akan muncul list tree graphic yang telah di buat:

Saya pilih Graph Tree Latency, kemudian akan muncul menu berikut di bawah ini:


Saya klik tombol Add di windows Tree Items, untuk menambahkan graph target 8.8.4.4 dengan nama DNS Google 2nd yang barusan dibuat grapfiknya, lalu saya buat konfigurasinya untuk menampilkan dalam Tree Latency seperti berikut:


kemudian klik tombol create, jika berhasil, maka anda akan kembali ke menu sebelumnya dan tampak tambahan graph baru pada list Tree Latency seperti berikut ini:
Setelah itu, saya klik tombol save, untuk menyimpan perubahan konfigurasi yang telah saya lakukan. Untuk melihat hasilnya, saya klik tab Graph di bagian atas:


Maka akan terlihat monitoring latency jaringan menuju 8.8.4.4 di atbel grafik dengan nama DNS Google 2nd, perlu anda ketahui bahwa semakin tinggi penampakan grafiknya, maka hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas jaringan menuju 8.8.4.4 semakin buruk karena semakin lama waktu (penundaan) komunikasi untuk menuju target tersebut. 



Tutorial berikut tentang cacti monitoring yang bisa anda baca adalah cara menginstall plugin nework weathermap di cacti, plugin ini berfungsi untuk membuat visualisasi trafik yang di monitoring dalam bentuk topologi jaringan, tertarik? Silakan kunjungi link berikut ini.

Selamat mencoba dan terima kasih telah berkunjung.
Tutorial network latency monitoring dengan cacti Tutorial network latency monitoring dengan cacti Reviewed by Himawan Mahardianto on December 08, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.