Database, Ubuntu Server, Programming

Like Us

Tags

Archive

Saturday, January 25, 2014

Reservasi alamat IP pada layanan DHCP di Ubuntu Server / Desktop


Jika pada tulisan sebelumnya telah dijelaskan bagaimana membangun sebuah layanan DHCPdengan Ubuntu Server. Maka anda perlu tahu bahwa setiap klien yang menggunakan layanan DHCP tersebut akan mendapatkan alamat IP yang telah dialokasikan secara acak. Akan tetapi bagaimana jika anda menginginkan bahwa ada komputer klien yang menggunakan IP tertentu (melakukan reservasi alamat IP) dari layanan DHCP?

Yup, fitur pada DHCP server membuat anda mampu melakukan hal tersebut. Fitur reservasi alamat IP kepada klien dapat anda tambahkan ke dalam konfigurasi server DHCP di file /etc/dhcp/dhcpd.conf. Pada prinsipnya, fitur reservasi alamat IP ini memanfaatkan MAC address dari klien yang melakukan reservasi. Reservasi alamat IP ini bisa diletakkan di dalam atau di luar range yang diberikan pada layanan server DHCP selama masih satu subnet dengan konfigurasi yang diberikan oleh server DHCP. Daripada anda membayangkan atau berandai-andai dengan penjelasan saya di atas, bagaimana kalo kita mulai saja :-P

Sebagai studi kasus, saya ambil dari tulisan sebelumnya yang berjudul “Install dan konfigurasi layanan DHCP di Ubuntu Server / Desktop” memiliki ilustrasi seperti pada gambar di bawah:



kemudian saya ingin salah satu dari kelima komputer klien tersebut menggunakan alamat IP 192.168.0.45/24 dan menggunakan DNS lokal. Maka yang pertama saya lakukan adalah mencatat alamat Mac Address komputer klien tersebut (misalnya) yaitu 00:23:8b:b8:5e:16.

Kemudian saya akan membuka file di /etc/dhcp/dhcpd.conf dengan perintah:

 sudo vim /etc/dhcp/dhcpd.conf 

dan menambahkan beberapa konfigurasi dari yang sebelumnya terlihat seperti di bawah ini:

subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.21 192.168.0.30;
option domain-name-servers 8.8.8.8;
option domain-name "your.domain.com";
option routers 192.168.0.1;
option broadcast-address 192.168.0.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}

sehingga menjadi seperti di bawah ini:

subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.21 192.168.0.30;
option domain-name-servers 8.8.8.8;
option domain-name "your.domain.com";
option routers 192.168.0.1;
option broadcast-address 192.168.0.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}
#Konfigurasi reservasi alamat IP pada klien 5
host komputer_klien_5 {
hardware ethernet 00:23:8b:b8:5e:16;
fixed-address 192.168.0.45;
option domain-name-servers 192.168.0.1;
option domain-name "your.domain.com";
option routers 192.168.0.1;
option broadcast-address 192.168.0.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
} 
#Konfigurasi reservasi alamat IP pada klien 5

silakan restart server DHCP anda dengan perintah di bawah untuk mengaktifkan perubahan tersebut:

 sudo service isc-dhcp-server restart

setelah layanan DHCP di server anda berhasil restart dengan perintah di atas, sekarang gantian anda restart koneksi pada komputer klien yang melakukan reservasi dengan cara mencabut kabel koneksi atau bisa dengan melakukan restart sistem operasinya dengan tujuan melepaskan alamat IP yang didapatkan dari layanan DHCP sebelumnya dan memperoleh alamat IP yang telah direservasi. Pada kesempatan berikutnya, komputer klien tersebut akan menggunakan alamat IP yang telah direservasinya dari layanan server DHCP anda. Jika anda perhatikan, DNS yang digunakan pada komputer klien yang melakukan reservasi dapat menggunakan alamat DNS yang berbeda dari yang digunakan oleh klien yang tidak melakukan reservasi.

Mudah bukan? Semoga dapat menambah pengetahuan anda dan terima kasih telah berkunjung.

Sebagai tambahan, apabila anda ingin mengetahui bagaimana layanan DHCP ini bekerja, anda dapat membaca tulisan saya sebelumnya yang berjudul “Cara kerja layanan DHCP server kepada klien”.


Beberapa artikel terkait:


No comments: