Database, Ubuntu Server, Programming

Like Us

Tags

Archive

Monday, January 04, 2016

Sinkronisasi file dan folder lewat jaringan dengan rsync di Ubuntu Server - Perintah Dasar Linux

Sumber Gb: colekcolek.com
Jika pada artikel sebelumnya dibahas sinkronisasi lokal, maka pada tulisan ini akan dibahas tentang sinkronisasi lewat jaringan. Tools yang digunakan? tetap menggunakan rsync. Bagaimana caranya? Misalnya saya akan mensinkronkan folder_1 dari komputer saya ke komuter lain dengan alamat 192.168.0.250 maka saya akan menjalankan perintah:

 rsync -rv /home/himawan/Public/folder_1/ himawan@192.168.0.250:/home/himawan/folder_1/

dengan perintah tersebut, maka komputer anda akan menyinkronkan folder dan isinya (folder_1) ke alamat 192.168.0.250, berikut hasil sinkronisasi:


Oh iya, anda harus memiliki user di komputer tujuan ya, dengan perintah tersebut maka folder_1 akan dikirim berikut isinya, mirip dengan rcp atau scp yang membedakan adalah perintah rsync ini tidak akan melakukan penambahan atau pengurangan apapun, apabila tidak ada perbedaan baik jumlah file atau isinya antara sumber dan tujuan. Sinkronisasi lewat jaringan ini memanfaatkan aplikasi SSH, sehingga dirasa aman karena data yang dikirim telah di enkripsi.

Tipe sinkronisasi yang kita lakukan tersebut dinamakan sinkronisasi tipe PUSH, karena mengirimkan dari sumber yang berasal dari lokal ke tujuan yang berada di luar komputer sumber. Tipe lainnya adalah sinkronisasi tipe PULL, berikut contoh sinkronisasi tipe PULL, yaitu melakukan sinkronisasi dari sumber yang berasal dari komputer lain ke komputer kita:

Katakanlah didalam folder_1 di komputer sumber (192.168.0.252) sudah terdapat file text2.txt. Sedangkan di komputer tujuan (lokal) belum terdapat file tersebut, maka untuk melakukan sinkronisasi tipe PULL anda bisa menjalankan perintah:

 rsync -rv 192.168.0.250:/home/himawan/folder_1/ /home/himawan/Public/folder_1/

berikut hasilnya:


dari situ terlihat bahwa, file text2.txt ditarik (PULL) ke komputer lokal, sehingga isi folder tujuan (lokal) berisi sama dengan isi folder sumber (192.168.0.250).

Oh iya, apabila tanpa opsi --delete yang disertakan di perintah tersebut akan berefek tidak akan ada penghapusan file di komputer tujuan, walaupun di dalam folder sumber file tersebut telah dihapus sebelum di sinkronisasi.

Apabila opsi --delete disertakan, maka perintahnya menjadi:

 rsync -rv --delete 192.168.0.250:/home/himawan/folder_1/ /home/himawan/Public/folder_1/

atau

 rsync -rv --delete /home/himawan/Public/folder_1/ himawan@192.168.0.250:/home/himawan/folder_1/

Biasanya tools rsync ini digunakan untuk membuat backup secara otomatis seperti yang pernah saya tulis di artikel sebelumnya yang berjudul:


Terima kasih telah berkunjung, dan silakan mencoba ya

No comments: